Selasa, 14 Mei 2019

Kesehatan

Kenali Berbagai Jenis Freon Sebelum Service AC Mobil

Refrigerant atau yang biasa dikenal dengan freon, merupakan zat cair yang berfungsi menyerap panas laten pada sistem pendingin melalui proses penguapan di evavorator. Banyak jenis freon yang beredar di pasaran, masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan memiliki ringkat kerusakan lingkungan yang berbeda. Pastikan Anda memilih freon yang tepat saat service AC mobil.

Kenali Berbagai  Jenis Freon Sebelum Service AC Mobil

R-12 (dichloro difluoro methane)
Freon jenis ini terdiri atas chloro, flour dan carbon, merupakan freon jenis CFC (chloro floro carbon).  Kandungan chlor pada freon ini yang dapat merusak lapisan ozon jika keluar bebas ke udara. Freon jenis ini banyak digunakan pada tahun 80-an sampai 90-an. Memiliki tekanan kerja dan suhu yang rendah, serta harga yang realtif murah membuat freon ini banyak digunakan.

Berdasarkan penelitian freon ini memiliki dampak yang besar dalam kerusakan lapisan ozon. Saat ini bengkel AC mobil dilarang menggunakan freon jenis ini. R-12 memiliki karakteristik tidak berwarna, tidak beracun, tidak terbakar, tidak korosif dan stabil pada suhu rendah.

R-22 (chloro diflouro methane)
R-22 merupakan freon yang menggantikan R12, banyak digunakan pada tahun 90-an. Termasuk ke dalam katogori HCFC atau hidrochloro flouro carbon. Walaupun memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dari R-12, namun masih memiliki dampak yang terbilang besar pada kerusakan ozon.

R-22 merupakan refrigerant yang banyak digunakan untuk sistem pendinginan dengan skala kecil seperti pada AC mobil. mesipun memiliki dampak yang lebih kecil, penggunaan freon jenis ini dalam jumlah besar akan berbahaya bagi lingkungan.

R-134a (tetraflouro ethane)
R-134a merupakan refrigerant  HFC atau hydro flouro carbon, umumnya bengkel  AC mobil menggubakan freon jenis ini sebagai refrigerant pada sistem AC mobil. karena tidak menggandung unsur chlor, freon R-134a tidak berdampak pada kerusakan lapisan ozon sehingga banyak digunakan perusahaan sebagai refrigerant standar.

Penggunaan freon jenis memiliki karakter yang berbeda dengan freon R-12 maupun R-22 sehingga tidak dapat digabungkan dalam pengggunaannya. R134a memiliki komponen sistem AC yang terbuat dari bahan berbeda dengan sistem AC CFC. Meskipun tidak berdampak pada kerusakan ozon, namun R134a masih memiliki Global Warming Potential (GWP) yang tinggi.

Hydrocarbon
Freon ini terbuat dari bahan alami hydrogen dan carbon. Penggunan refrigerant sintetis menyebabkan penipisan ozon maupun potensi pemanasan global. Penggunaan refrigerant sintetis secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin parah. Hydrocarbon (HC) digunakan sebagai pengganti refrigerant sintetis yang selama ini digunakan.

Komposisi dari bahan alami membuat refrigerant ini memiliki dampak yang kecil terhadap lingkungan. Selain tidak memiliki potensi kerusakan ozon refrigerant jenis ini juga memiliki potensi pemanasan global yang kecil. Meski memiliki karakter yang hampir sama dengan freon sintetis, namun HC mudah terbakar sehingga perlu peralatan khusus untuk sistem AC ini.

Itulah berbgai jenis freon, untuk menentukan Jenis freon yang tepat saat service AC mobil Anda bisa menanyakan hal ini kepada bengkel AC mobil atau Anda bisa menuju laman supercar.id untuk konsultasi dan memperbaiki masalah Ac mobil Anda.

Kesehatan

About Kesehatan -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :